Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

3R, Prinsip Penting dalam Perusahaan

15 Feb 2018 - 893
3R, Prinsip Penting dalam Perusahaan

Indonesia masih memiliki banyak persoalan sampah yang belum terselesaikan sampai dengan tahun 2018, seperti meningkatnya sampah non organik, sampah plastik, sampah rumah tangga dan sejenisnya. Sampah non organik pada tahun 2017 meningkat menjadi 43% dan 57% lainnya merupakan sampah organik (Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Sudirman). Adapula peningkatan sampah plastik dari tahun 2013 hingga 2018 yaitu meningkat 3%, sampah kaca sebanyak 6%, dan kayu yaitu 7%. Tahun 2017 jumlah sampah mencapai 65,8 juta ton dan diperkirakan tahun 2018 menjadi 66,5 juta ton. Jumlah ini akan terus meningkat hingga tahun 2020 yaitu 67,8 juta ton (Kementerian LHK).

Melihat adanya data tentang sampah Indonesia, maka sudah seharusnya berbagai pihak bergerak untuk mengurangi dan menangani permasalahan tersebut. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan dalam UU nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan peraturan lainnya. Bahkan pemerintah memperkenalkan konsep Extended Producer Responsibility dimana pihak produsen yang menghasilkan sebuah produk juga akan menangani sampah yang dihasilkannya.

Oleh karena itu, PT Sukses Sejahtera Energi fokus melakukan kegiatan pengolahan sampah khususnya sampah ban dan sampah kayu dengan teknologi yang ramah lingkungan. Sampah ban tidak berhenti selama produksi kendaraan terus melaju. Sedangkan produksi kendaraan di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Seperti, produksi kendaraan mobil dari tahun 2016 hingga 2017 meningkat sebesar 5,96% (Data Gaikindo), disusul dengan kendaraan lainnya. Sampah ban bekas menjadi fokus utama PT SSE, untuk mencegah adanya limbah dari ban bekas dan polusi udara pembakaran ban yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan. Sejalan dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah, PT SSE memegang prinsip 3R yaitu pengurangan (reduce), penggunaan kembali (reuse) dan pendaurulangan (recycle) untuk mengolah ban bekas menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Dengan ketiga prinsip tersebut, PT SSE meyakini jika persoalan sampah akan dapat diselesaikan secara perlahan dengan mengajak setiap produsen ban untuk mulai bekerjasama. Ban bekas yang diolah menghasilkan carbon black dan minyak RCO. Carbon black digunakan kembali sebagai bahan baku pembuatan ban, industri plastik, cat, tinta, toner, dan karbon aktif. Sedangkan minyak RCO dapat digunakan sebagai bahan bakar burner, mesin dalam industri tekstil, pembuatan kaca, dll. Selain mengurangi permasalahan sampah tentu juga akan membantu dan menguntungkan produsen untuk memakai bahan baku dan bahan bakar dari hasil olahan sampahnya.


Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in /home/ptssecoi/public_html/system/libraries/Session/drivers/Session_files_driver.php on line 263