Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Bumi Semakin Panas, Air Tidak Lagi akan Terserap dalam Tanah

24 Sep -2019 - 96
Bumi Semakin Panas, Air Tidak Lagi akan Terserap dalam Tanah

Curah hujan mengalami peningkatan 35 persen yang menyebabkan penurunan tingkat infiltrasi air sebesar 21 hingga 33 persen. Menyusutnya pori-pori tanah ini berpengaruh pada daya resap terhadap air, aktivitas mikroorganisme, siklus nutrisi dalam tanah, dan erosi tanah. Sehingga meningkatnya curah hujan menyebabkan akar tanaman membesar dan menyumbat pori-pori tanah.


Hal ini dipicu dengan pemanasan global yang berdampak juga pada kemampuan tanah untuk menyerap air. Padahal air di tanah sangat mempunyai peran penting untuk menyimpan karbon, dan tentu saja perubahan ini mempengaruhi tingkat karbon dioksida di udara. Karbon dioksida sendiri merupakan salah satu gas rumah kaca utama yang berhubungan dengan perubahan iklim.


Tidak hanya itu, infiltrasi air ke tanah dapat mengalami perubahan selama satu hingga dua dekade dengan meningkatnya curah hujan. Perubahan iklim tentu juga akan meningkatkan curah hujan di seluruh wilayah dunia. Dan pada akhirnya ini akan menyebabkan risiko banjir bandang.