Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Carbon Aktif dari Ban Bekas

14 Mei 2018 - 1041
Carbon Aktif dari Ban Bekas

Sampah ban bekas meningkat seiringnya dengan pertambahan produk ban yang mengiringi peningkatan produksi industri otomotif seperti kendaraan berat roda empat, kendaraan mobil dan kendaraan motor, dsb. Tentu hal ini berdampak pada meningkatnya sampah ban bekas dan kurangnya lahan yang menampung. Sebab itu banyak pemusnahan ban bekas yang tidak sesuai dengan keselamatan lingkungan dan menimbulkan polusi dan pencemaran. Salah satunya adalah pembakaran ban bekas yang berpengaruh kepada pencemaran udara karena kandungan berbahaya pada hasil pembakaran tersebut. 

Tidak banyak yang mengetahui jika ban bekas mempunyai kandungan karbon yang cukup tinggi yaitu sekitar 75%. Kandungan karbon dalam ban bekas jika diolah secara benar maka akan menghasilkan karbon aktif yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan baku. Karbon aktif merupakan karbon yang sudah diproses sehingga memiliki daya serap tinggi terhadap bau, warna, zat beracun, dan lain-lain. Limbah ban bekas yang diolah menjadi karbon aktif harus melalui proses aktivasi yang salah satunya dinamakan pirolisis. Pirolisis ban bekas mengolah ban bekas yang sudah dipisahkan dari kawatnya dan dicacah kecil dan diproses dengan suhu yang tinggi untuk menghasilkan karbon. Nantinya karbon hasil dari pirolisis diolah kembali menjadi karbon aktif (tahap aktivasi) untuk meningkatkan luas permukaan. 




Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in /home/ptssecoi/public_html/system/libraries/Session/drivers/Session_files_driver.php on line 263