Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Pencacah Ban Bekas, Tulang Punggung Industri Daur Ulang

15 Agt 2018 - 1873
Pencacah Ban Bekas, Tulang Punggung Industri Daur Ulang

Jika berbicara tentang sebuah pekerjaan, kita akan berpikir secara luas. Berbagai macam pekerjaan yang kita ketahui seperti misalnya pekerja kantor, perusahaan besar, industri, pabrik, dan sebagainya. Namun ada satu pekerjaan yang sebenarnya terlupakan namun penting bagi industri tertentu. Pencacah ban bekas, menjadi sebuah pekerjaan yang bernilai. Sempatkah berpikir bagaimana mendaur ulang ban bekas dari kendaraan yang berjumlah banyak? Limbah ban bekas dapat diubah menjadi seusatu yang lebih bermanfaat dengan proses tertentu. Seperti misalnya, membuat kerajinan dari ban bekas, ada pula yang memanfaatkan kembali ban untuk sesuatu yang berguna seperti pot tanaman, ayunan, dan sebagainya.

Tetapi dalam jumlah besar, bagaimana cara kita mendaur ulangnya?
Pertama adalah limbah ban bekas dicacah menjadi potongan kecil dan dipisahkan dari kawatnya. Setelah itu serbuk ban menjadi bahan baku aneka produk yang berbahan karet, dan sebagai bahan baku pembuatan minyak RCO.

Mengapa memilih bahan baku dari limbah ban bekas?
Para pengusaha mulai merasakan harga karet di pasar dunia yang melonjak dan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan limbah ban menjadi sesuatu yang berguna.

Ada beberapa produsen pencacah ban bekas yang kini sudah berhasil menekuni bisnisnya ini. Tak sedikit mereka membeli ban bekas perorangan atau dari perusahaan Sumatera dan Kalimantan yang mempunyai mobil besar.  Ban bekas kendaraan tersebut dibeli lalu dicacah menggunakan mesin pencacah. Setelah dicacah, para produsen menjualnya ke perusahaan yang membutuhkan seperti perusahaan sepatu, sendal, karpet futsal, atau perusahaan ban. Bagi perusahaan, bahan baku ban cacah sangat menekan biaya produksi mereka.

Hal ini juga ditekuni oleh PT Sukses Sejehtera Energi yang memanfaatkan limbah ban bekas. Ban bekas kendaraan besar yang sudah dicacah dan dipisahkan dari kawatnya diolah menjadi minyak RCO dengan teknologi pirolisis. Dimana minyak tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Minyak RCO secara umum sebagai bahan bakar langsung pada industri kecil maupun besar. Minyak RCO digunakan pada pengapian mesin boiler yaitu model water cups atau thermal oils dan burner.


Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in /home/ptssecoi/public_html/system/libraries/Session/drivers/Session_files_driver.php on line 263