Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Pengelolaan Ban Bekas Salah Satu Perwujudan Indonesia Bebas Sampah 2020

07 Mar 2018 - 1607
Pengelolaan Ban Bekas Salah Satu Perwujudan Indonesia Bebas Sampah 2020

Indonesia Bebas Sampah 2020 dapat terwujud jika segenap masyarakat Indonesia melakukan tanggung jawabnya sesuai dengan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah RI No 81 Tahun 2012 dan UU No 18 Tahun 2008. Salah satu pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pengelolaan sampah yaitu produsen. Pemanfaatan sampah oleh produsen dari produk yang dihasilkan tertuang sebagai konsep EPR atau extended producer responsibility. EPR merupakan konsep yang didesain untuk mengintegrasikan biaya-biaya lingkungan ke dalam proses produksi suatu barang sampai produk ini tidak dapat dipakai lagi dan menjadi tanggung jawab produsen. Contoh yang dapat digunakan untuk dapat menggambarkan berjalannya konsep EPR yaitu pada pabrik ban. Produksi kendaraan tidak pernah berhenti setiap tahunnya. Sehingga juga meningkatkan produksi ban yang digunakan pada kendaraan tersebut, yang secara otomatis juga menimbulkan adanya ban bekas yang dibuang. Namun, dengan adanya konsep EPR membantu produsen ban untuk ikut mengolah ban bekasnya menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai tinggi. Berikut salah satu cara mengelola ban bekas dari pihak produsen yang dibantu oleh perusahaan pengolah sampah dan limbah, yaitu:

  1. Pabrik ban melakukan penjualan dan menerima ban yang gagal produksi (rejected).
  2. Pabrik menjual ban kepada distributor, distributor menjual kepada konsumen dan ban dipakai untuk kendaraan berat (bis, truk, dll).
  3. Konsumen nantinya akan menjual ban yang sudah tidak terpakai lagi ke distributor dan akan mendapatkan voucher untuk membeli ban baru.
  4. Perusahaan pengolah berperan sebagai pengelola ban bekas tersebut dari pabrik ban.     
  5. Ban reject yang dihasilkan oleh pabrik ban langsung mendapatkan pengelolaan dari perusahaan untuk diolah dan menghasilkan black carbon dan minyak.     
  6. Minyak yang dihasilkan dari perusahaan pengolah dapat dimanfaatkan kembali di pabrik ban tersebut.