Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Pengelolaan Sampah, Tanggung Jawab Semua Pihak

06 Feb 2018 - 608
Pengelolaan Sampah, Tanggung Jawab Semua Pihak

Ribuan berita memberikan informasi mengenai keadaan lingkungan dan alam kita yang mulai tercemar karena banyaknya sampah atau limbah. Banyaknya berita tersebut seharusnya menjadi peringatan awal bagi kita untuk semakin memperhatikan lingkungan. Terdapat berbagai fakta yang terjadi saat ini terhadap bumi kita, yaitu

  1. Tahun 2017 tercatat sebagai tahun terpanas bagi lautan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia yang menimbulkan efek gas rumah kaca. (penelitian Chinese Academy of Sciences)
  2. Lebih dari 11 miliar potongan plastik tersangkut di terumbu karang laut Asia Pasifik (penelitian Cornell University)
  3. Sekitar 92% populasi dunia tinggal di wilayah dengan tingkat polusi udara yang berbahaya
  4. Setiap tahunnya 12,7 juta metrik ton sampah plastik dibuang ke laut seluruh dunia
  5. Tahun 2017, jumlah sampah kertas di Indonesia mencapai 17 ribu ton/hari

Tanpa disadari, permasalahan sampah ini, lambat laun menyebar hingga ke perairan, iklim, udara, kesehatan, dan lain-lain. Dengan banyaknya fakta tersebut, maka berbagai negara mempunyai kebijakan untuk menuntaskan sampah. Bagi Indonesia, pemerintah sudah menetapkan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. UU tersebut menekankan tentang pengelolaan sampah dengan prinsip penghabisan sampah atau limbah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Pengelolaan sampah yang dimaksud pada UU tersebut yaitu:

  1. Pemilahan dalam bentuk pengelompokan dan pemisahan sampah sesuai dengan jenis, jumlah, dan/atau sifat sampah.
  2. Pengumpulan dalam bentuk pengambilan dan pemindahan sampah dari sumber sampah ke tempat penampungan sementara atau tempat pengolahan sampah terpadu.
  3. Pengangkutan dalam bentuk membawa sampah dari sumber dan/atau dari tempat penampungan sampah sementara atau dari tempat pengolahan sampah terpadu menuju ke tempat pemrosesan akhir.
  4. Pengolahan dalam bentuk mengubah karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah.
  5. Pemrosesan akhir sampah dalam bentuk pengembalian sampah dan/atau residu hasil pengolahan sebelumnya ke media lingkungan secara aman.

Berdasarkan UU tersebut penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan seluruh pihak yaitu pemerintah, masyarakat dan perusahaan atau produsen. Penerapan pengelolaan sampah yang dikenal sebagai prinsip 3R tersebut  berorientasi untuk mewujudkan sampah agar mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan melalui proses pendaurulangan, sehingga turut membantu indonesia menjadi lebih bersih dan bebas sampah sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Semua bergerak untuk bumi lebih sehat.