Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Pirolisis Plastik, Cara Pintar Mengubah Sampah Plastik Menjadi Sesuatu yang Lebih Bernilai Tinggi.

19 Jul 2018 - 1079
Pirolisis Plastik, Cara Pintar Mengubah Sampah Plastik Menjadi Sesuatu yang Lebih Bernilai Tinggi.

Tahukah kamu?
Tahun 2025 diperkirakan akan lebih banyak sampah dibandingkan ikan di samudra

Ocean Conservacy Report 2015 mencatat bahwa setengah dari jumlah sampah plastik yang terbuang ke laut, berasal dari negara-negara Asia seperti Tiongkok, Indonesia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Permasalahan ini tentu berpengaruh pada kehidupan ekosistem sekitar, diantaranya:

  1. Hutan bakau Vietnam dipenuhi dengan kantung plastik
  2. Seekor paus di Thailand mati akibat menelan  80 kantong sampah plastik
  3. Burung laut dan kura-kura juga mati menelan sampah plastik
  4. Limbah plastik mengotori pantai-pantai Indonesia
  5. Tubuh ikan yang biasa kita makan sehari-hari mengandung racun akibat diserap oleh potongan plastik kecil yang menjadi makanan makhluk hidup tersebut
  6. Di Vietnam, tepi laut yang seharusnya dapat dijadikan tempat pencari nafkah nelayan untuk memancing udang dan ikan harus mengalah karena tepi laut tersebut dijadikan  tempat pembuangan sampah selama bertahun-tahun. dll

Jika khususnya negara-negara Asia tidak bersinergi untuk menuntaskan masalah sampah tersebut, maka Ocean Conservacy Report memperkirakan jumlah sampah plastik akan mencapai 250 juta ton pada 2025.

(sumber:http://nationalgeographic.grid.id/read/13878491/seberapa-parahkah-kondisi-pencemaran-sampah-plastik-di-laut-asia?page=2)

Lalu bagaimana cara agar mengurangi sampah plastik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih berguna?

- Pirolisis Plastik

Terdapat metode yang dapat digunakan untuk mengurangi permasalahan sampah plastik, yaitu pirolisis. Pengolahan sampah plastik dilakukan dengan 4 tahap yaitu pemisahan, pemotongan, pencucian dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya. Sampah plastik dipanaskan pada suhu sekitar 800 derajat celcius sampai dengan 1000 derajat celcius tanpa oksigen. Proses ini mengubah sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar cair yang setara dengan bensin atau solar.