Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Rantai Pasokan Ban Bekas

21 Des 2017 - 3550
Rantai Pasokan Ban Bekas

Timbunan sampah yang ada di sekitar kita, baik itu sampah dari rumah tangga, sampah yang dibuang ke lingkungan atau limbah dari pabrik, merupakan permasalahan yang tidak berhenti setiap harinya. Ada peran dari pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi permasalahan sampah. Pemulung dan pengepul sampah juga berperan untuk menuntaskan masalah sampah. Khusus terkait dengan ban bekas, pemulung dan pengepul adalah salah satu tulang punggung penyedia ban bekas. PT SSE melakukan pengolahan ban bekas dan pengiriman minyak RCO sejak tahun 2013. PT SSE melakukan proses sortir ban bekas berdasarkan jenis ban. Terdapat dua jenis ban bekas yang diperoleh PT SSE, yaitu ban berserat kawat dan ban berserat nylon. Dua jenis ban tersebut memerlukan penanganan khusus sebelum masuk ke reaktor. Hasil dari pengolahan ban bekas tersebut menghasilkan salah satunya minyak RCO. Hasil produksi minyak RCO didistribusikan ke berbagai industri di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Namun selain minyak RCO, terdapat hasil lain seperti carbon black, gas sintetis, dan kawat baja. Carbon black yang sudah diaktifkan dapat digunakan kembali sebagai komponen penyusunan ban, pembuatan tinta, pelapis, dan lain sebagainya. Sementara itu, untuk gas sintetis dapat digunakan kembali untuk proses pembakaran. Kawat baja juga dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan baja kembali. Sampai dengan tahun 2017, setiap bulan PT SSE memiliki pasokan ban bekas dari Yogyakarta dan Solo Raya sebanyak 100 ton, Pantura sebanyak 300 ton, Pantai Selatan sebanyak 150 ton, dan Surabaya 100 ton.