Home / Berita & Blog / BLOG PT SSE

Tinggal Pilih, Mau Pakai Sedotan Apa?

29 Jan 2019 - 747
Tinggal Pilih, Mau Pakai Sedotan Apa?

Jika ada masalah, maka akan ada jalan keluarnya. Sama seperti masalah sedotan plastik yang terjadi di Indonesia, dimana setiap harinya puluhan juta batang sedotan dihasilkan dari gaya hidup sehari-hari. 

    “Tapi aku kan cuma pakai satu sedotan setiap harinya”

    “Cuma satu kok, gak akan berdampak apa-apa”

Jika seluruh masyarakat mengatakan hal yang sama, maka jika digabungkan satu harinya terdapat banyak sedotan plastik yang digunakan dan terbuang. Maka, ada baiknya untuk kita memulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Tidak perlu khawatir untuk tidak dapat menemukan sedotan ramah lingkungan, kini banyak pilihan sedotan yang terbuat dari berbagai bahan dan tentu saja diproduksi di dalam negeri.

  1. Sedotan Bambu 

Salah satu komunitas di Gianyar Bali yang bernama Griya Luhu, memproduksi sedotan yang ramah lingkungan. Sedotan ini terbuat dari bambu buluh dengan diameter kecil. Sedotan bambu buluh dapat bertahan maksimal 6 bulan dengan perawatan yang benar yaitu dibersihkan dengan sikat khusus dan dikeringkan. Bahan baku bambu ini mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak sulit sehingga dibandingkan dengan sedotan pakai ulang yang lain, sedotan bambu ini cukup terjangkau harganya. Saat ini, komunitas Griya Luhu sudah mampu memproduksi lebih dari 2000 buah sedotan bambu setiap bulannya.

  1. Sedotan Pati Jagung

Perusahaan kemasan makanan dan minuman bioplastik yaitu Avani Eco memproduksi sedotan dari pati jagung. Penampakan antara sedotan pati jagung dan plastik sama bening, namun perbedaannya adalah label #i’m not plastic yang ada pada sedotan pati jagung. Selain itu sedotan pati jagung hanya butuh waktu 180 hari untuk dapat hancur terurai, berbeda dengan sedotan plastik yang butuh waktu 60 tahun untuk dapat terurai. Sedotan yang terbuat dari sari pati jagung ini mempunyai manfaat lain, yaitu setelah terurai dapat menjadi kompos bagi tanaman.

  1. Sedotan Kaca

Seorang dokter kulit dan kecantikan, Amaranila Lalita membuat sedotan dari bahan kaca yang memiliki standard laboratorium kedokteran. Sedotan kaca yang dibuatnya diberi nama Mata Cinta. Tentu saja sedotan kaca tersebut lebih higienis dan tahan lama. Berawal di tahun 2016 dengan 100 buah sedotan, kini Mata Cinta dapat diproduksi sebanyak 1000 pesanan per bulan.