Home / Lini Bisnis / Pengolahan Sampah

Pengolahan Sampah

• Pengolahan Ban Bekas

Saat ini, PT SSE mengolah sampah ban bekas menggunakan proses pirolisis yang menghasilkan minyak RCO, black carbon, kawat baja dan gas sintetis. Ban bekas yang digunakan yaitu ban bekas terutama ban bekas tanpa kawat dari kendaraan muatan, alat berat dan bis. Hal ini terkait dengan kandungan minyak dalam ban tersebut. Ban bekas tanpa kawat dari kendaraan muatan dan alat berat mempunyai kandungan minyak sebanyak 27% dari karet alaminya, sedangkan ban bekas mobil atau motor hanya mempunyai kandungan minyak sebanyak 15%. Ban bekas tanpa kawat tersebut dipotong dan memasuki proses pembakaran. Satu kali pembakaran dengan bahan sebanyak 8.000 kg ban bekas akan menghasilkan kurang lebih 4.000 l minyak. PT SSE dapat menghasilkan kurang lebih minyak 16.000 l dalam seminggu yang kemudian disalurkan ke beberapa industri yang bekerja sama.

 

• Pengolahan Sampah Kayu

Ketergantungan, kelangkaan, dan akibat dari penggunaan bahan bakar fosil mengharuskan negara untuk menciptakan teknologi ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Salah satunya ialah dengan mengembangkan wood pellet. Wood pellet merupakan energi alternatif terbarukan, bersih, mudah didapat, netral dari unsur karbon, yang dikembangkan dari limbah kehutanan yaitu limbah industri penggergajian, tebangan dan limbah kayu lainnya. Wood pellet memiliki tampilan halus dengan sedikit retakan dan berkilau seperti warna crayon. Wood pellet mudah terbakar dengan nyala api yang bagus. Wood pellet juga digunakan sebagai bahan bakar boiler rumah tangga, pengganti batu bara untuk industri besar, pembangkit tenaga listrik ramah lingkungan dan juga debu atau serbuk dari sisa limbah proses produksi wood pellet dapat menjadi pupuk organik di bidang pertanian. Proses produksi wood pellet 100% bahan adalah kayu, tanpa menggunakan bahan campuran kimia apapun. Pembakaran yang dihasilkan dari wood pellet lebih bersih dibandingkan dengan batu bara, sehingga tidak akan merusak atau menimbulkan kerugian di sekitar, karena hasil pembakaran berbentuk abu.